Apakah Anda bermimpi untuk bekerja di Jepang dan mendapatkan penghasilan yang stabil? Sektor pertanian di Jepang menawarkan peluang emas bagi pekerja asing, terutama melalui program visa Tokutei Ginou atau Specified Skilled Worker (SSW). Namun, seberapa besar sebenarnya gaji yang bisa Anda dapatkan? Dan apa saja keuntungan lain yang ditawarkan? Artikel ini akan mengupas tuntas rincian gaji pertanian di Jepang Tokutei Ginou dan bagaimana LPK Hikari Sukses Mulia dapat membantu Anda mewujudkan impian tersebut.

Mengenal Program Tokutei Ginou (SSW) di Sektor Pertanian
Program Tokutei Ginou adalah skema visa kerja baru dari pemerintah Jepang untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di beberapa sektor, termasuk pertanian. Berbeda dengan program magang, visa SSW memberikan hak dan gaji yang setara dengan pekerja lokal Jepang.
Untuk bisa mendaftar, Anda harus memenuhi beberapa syarat, seperti memiliki kemampuan bahasa Jepang dasar (level N4 atau setara) dan lulus tes keterampilan. Proses ini sering kali menjadi tantangan, namun dengan bimbingan dari lembaga yang tepat, seperti LPK Hikari Sukses Mulia, Anda bisa mempersiapkan diri dengan optimal. Kami membantu calon pekerja memahami setiap detail persyaratan, mulai dari pelatihan bahasa hingga persiapan ujian.
Rincian Gaji dan Tunjangan untuk Gaji Pertanian di Jepang Tokutei Ginou
Salah satu daya tarik utama program ini adalah gaji yang kompetitif. Rata-rata gaji pokok pertanian di Jepang untuk visa Tokutei Ginou berkisar antara ¥180.000 hingga ¥220.000 per bulan (sekitar Rp19-23 juta, tergantung kurs). Perlu diingat bahwa angka ini adalah gaji kotor (sebelum dipotong pajak dan asuransi).
Selain gaji pokok, Anda juga bisa mendapatkan berbagai tunjangan, seperti:
- Tunjangan Lembur (Zangyou Teate): Upah lembur biasanya lebih tinggi dari upah standar per jam.
- Tunjangan Transportasi: Biaya transportasi dari tempat tinggal ke tempat kerja sering kali ditanggung oleh perusahaan.
- Tunjangan Perumahan: Beberapa perusahaan menyediakan asrama atau apartemen dengan biaya sewa yang sangat terjangkau.
Besaran gaji juga bisa bervariasi tergantung lokasi kerja (gaji di kota besar seperti Tokyo cenderung lebih tinggi, tetapi biaya hidupnya juga lebih mahal) dan jenis pekerjaan pertaniannya (menanam padi, sayuran, atau buah-buahan).
Perhitungan Gaji Bersih: Memahami Biaya Hidup dan Potongan
Meskipun gaji kotornya terlihat besar, penting untuk memahami apa saja potongan yang akan mengurangi gaji bersih Anda. Potongan ini bersifat wajib, sama seperti yang dialami pekerja Jepang lainnya, dan mencakup:
- Pajak Penghasilan (Shotokuzei)
- Asuransi Kesehatan (Kenkou Hoken)
- Asuransi Pensiun (Kousei Nenkin)
- Asuransi Ketenagakerjaan (Koyou Hoken)
Rata-rata potongan ini bisa mencapai sekitar ¥30.000 hingga ¥50.000 per bulan. Selain itu, Anda juga harus memperhitungkan biaya hidup lainnya, seperti sewa tempat tinggal (jika tidak disediakan perusahaan), utilitas (listrik, air, gas), dan biaya makan.
Dengan perencanaan yang matang dan bantuan dari LPK terpercaya, Anda bisa mengelola keuangan dengan baik dan tetap bisa menabung atau mengirim uang untuk keluarga di Indonesia.
TONTON VIDEO DI BAWAH SAMPAI SELESAI

Jika video tidak muncul di atas, maka jaringan internet kamu tidak kuat dan tidak stabil. Segera dapatkan jaringan internet yang tinggi dan stabil, kemudian buka kembali halaman website ini. Dilarang mendaftar mengikuti tes psikotes, jika belum menonton video penjelasan sampai dengan selesai dan paham tentang programnya
Setelah kamu selesai menonton video penjelasan program kerja ke Jepang. Klik link dibawah ini untuk mengikuti tes psikotes :
*) Wajib masukan kode referensi AGS001 untuk bisa ikut daftar Test Psikotes
Apakah ada sistem dana talangan?
Untuk biaya program kerja ke Jepang yang sudah dijelaskan di dalam video berupa :
1. Biaya pendidikan bahasa Jepang
2. Biaya pendidikan teori kerja
3. Biaya pembahasan soal-soal ujian sertifikasi Japan Foundation
4. Biaya ujian sertifikasi Japan Foundation
5. Biaya pengurusan dokumen imigrasi (visa, paspor dan MCU)
Belum ada sistem dana talanganan. Artinya ke 5 biaya di atas, harus disiapkan oleh peserta secara mandiri untuk mengikuti program ini.
Adapun untuk biaya tiket pesawat dari Indonesia ke Jepang, pada umumnya di biayai oleh perusahaan Jepang yang menerima peserta tersebut bekerja. Apabila perusahaan Jepang tidak membiayai secara gratis. Pada umumnya perusahaan Jepang memberikan fasilitas pinjaman dana talangan kepada peserta. Dimana peserta menggantinya melalui pemotongan gaji selama beberapa bulan sesuai dengan kebijakan perusahaan Jepang.
Apakah ada batasan usia untuk mengikuti program ini?
Untuk bekerja di Jepang menggunakan visa kerja atau visa tokuteiginou tidak ada syarat batasan usia. Karena syarat utama untuk mengikuti program ini adalah memiliki sertifikat bahasa Jepang dan Keahlian khusus dari Japan Foundation.
Jika Mata Minus Atau Menggunakan Kaca Mata, Apakah Bisa Mengikuti Program ini?
Jawabannya bisa, karena untuk bekerja di Jepang menggunakan visa kerja atau visa tokuteiginou tidak ada syarat khusus untuk mata minus. Artinya apabila peserta menggunakan kaca mata karena mata minus, peserta tersebut tetap bisa mengikuti program ini.
Jika Memiliki Tato Di Tubuh, Apakah Bisa Mengikuti Program Ini?
Jawabannya bisa, selama tato yang di dalam tubuh masih tergolong dalam kategori wajar atau tidak sampai menutup sebagian besar anggota tubuh.
Apakah LPK Hikari Sukses Mulia memiliki ijin resmi?
Jawabannya, Iya Memiliki Ijin Resmi.
LPK Hikari Sukses Mulia adalah lembaga berbadan hukum yang memiiki ijin operasional usaha dari pemerintah republik Indonesia, dan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi.
1. Klik link ini untuk melihat izin operasional dari pemerintah republik Indonesia : https://lpkhikari.com/wp-content/uploads/2024/02/Ijin-Operasional-Usaha-LPK.pdf
2. Klik link ini untuk melihat izin rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi : https://lpkhikari.com/wp-content/uploads/2024/02/Ijin-Rekom-DInas-Tenaga-Kerja-Kota-Bekasi-LPK.pdf
Kenapa LPK Hikari Sukses Mulia tidak memiliki ijin SO (Sending Organization) dari kementrian tenaga kerja?
Ijin SO adalah ijin yang dikeluarkan oleh kementrian tenaga kerja untuk LPK yang menjalankan program pemagangan/Jisushei di Jepang. Sedangkan program kerja ke Jepang yang diselenggaran oleh LPK Hikari Sukses Mulia, adalah program persiapan kerja di Jepang, yang nantinya akan di ikuti oleh calon peserta secara mandiri untuk program visa kerja/Tokuteiginou.
Sehingga, Ijin SO untuk program visa kerja/tokuteiginou tidak di butuhkan atau tidak terpakai.
Apa bedanya program magang dengan program visa kerja/tokuteiginou?
A. Program Magang/Jisushei :
1. Syarat utama bisa magang adalah memiliki kondisi fisik yang sempurna. (tinggi badan dan berat badan harus ideal, mata tidak boleh minus/tidak boleh menggunakan kaca mata, tidak boleh memiliki tato, untuk laki-laki kupingnya tidak boleh bertindik)
2. Ijin magang di Jepang maksimal hanya selama 3 tahun.
3. Selama 3 tahun tidak boleh pindah tempat kerja.
4. Gaji yang di dapatkan hanya 1/2 (setengah) dari gaji dengan program visa kerja/tokuteiginou.
B. Program Visa Kerja/Tokuteiginou
1. Syarat utama bisa bekerja di Jepang adalah memiliki sertifikasi bahasa Jepang level N4/A2 dan sertifikasi keahlian khusus/SSW yang dikeluarkan oleh Japan Foundation.
2. Kondisi fisik yang prima bukan faktor utama (calon peserta dengan tinggi badan dan berat badan tidak ideal, menggunakan kaca mata, memiliki tato atau bertindik tetap bisa mengikuti program).
3. Ijin visa kerja di Jepang bisa sampai dengan 5 tahun.
4. Diperbolehkan pindah tempat kerja di Jepang, apabila mendapatkan penawaran kerja dengan gaji yang lebih tinggi.
5. Besaran gaji 2 x lipat lebih besar di bandingkan dengan program magang/Jisushei.
Apakah dengan mengikuti program ini pasti dijamin bisa kerja di Jepang?
Jawabannya Iya, selama peserta berhasil lolos pada setiap tahapan program yang sudah dijelaskan di dalam video di atas. Kegagalan peserta pada umumnya dalam mengikuti program ini adalah kesalahan dari diri peserta itu sendiri yang tidak bisa menyelesaikan setiap tahapan di dalam program ini.
Apakah ada video testimoni peserta yang sudah berangkat?
Jawabannya, Ada. Kamu bisa melihat beberapa video testimoni alumni peserta program kerja ke Jepang dengan klik link di bawah ini :
Kalau tidak lulus wawancara kerja bagaimana? apakah berarti gagal berangkat kerja di Jepang?
Jawabannya, Tidak Gagal.
LPK Hikari Sukses Mulia telah bekerjasama dengan beberapa Torokushien kikan di Jepang. Torokushien kikan adalah organisasi di Jepang yang memiliki puluhan bahkan ratusan klien perusahaan Jepang yang membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia.
Artinya, jika peserta gagal pada wawancara kerja dengan perusahaan Jepang yang pertama. Maka, LPK Hikari Sukses Mulia akan menjadwalkan kembali wawancara kerja dengan perusahaan Jepang yang kedua, ketiga, keempat, dst. Sampai peserta lulusa wawancara kerja dan mendapatkan kerja di Jepang.
Bagaimana kalau ujian sertifikasi dari Japan Foundationnya gagal? apakah harus mengulang pendidikan kembali selama 4 bulan?
Jawabannya, Tidak Perlu.
Jika peserta gagal pada tes ujian sertifikasi Japan Foundation, peserta bisa mengikuti tes kembali pada saat jadwal ujian tes dibuka. Artinya bukan sistem gugur. Dan untuk mengikuti ujian tes kembali dari Japan Foundation, peserta diharuskan membayar kembali ke pihak Japan Foundation.
Namun, jika peserta ingin mengikuti pendidikan kembali untuk menambah ilmu. itu sangat diperbolehkan. dan semuanya gratis/peserta tidak perlu melakukan pembayaran kembali untuk biaya pendidikan ke LPK Hikari Sukses Mulia.
Kalau sistem kerja shift-shiftan bagaimana solusinya? karena khawatir tidak bisa mengikuti pendidikan secara maksimal.
Jawabannya, Peserta Bisa Mengikuti Pendidikan Dengan Metode Online.
Jika peserta memiliki jadwal kerja yang tidak pasti karena terkena sistem Shift. Maka sangat disarankan bisa mengikuti masa pendidikan dan pelatihan dengan metode Online.
Kelebihan dari metode pelatihan secara online adalah setiap sesi atau setiap pertemuan itu akan direkam/ada rekamannya. Sehingga, ketika peserta tidak bisa mengikuti pendidikan karena bekerja, maka peserta bisa melihat rekaman pendidikan dan pelatihan di sesi yang dia tidak bisa ikuti. Sehingga, peserta tidak akan ketinggalan materi dan tetap bisa mengikuti pelatihan dengan baik sampai dengan selesai selama 4 bulan.
Mengapa Memilih LPK Hikari Sukses Mulia?
Mendaftar program Tokutei Ginou memang bisa dilakukan secara mandiri, tetapi prosesnya sangat rumit. Di sinilah peran LPK Hikari Sukses Mulia menjadi sangat krusial. Kami adalah jembatan yang menghubungkan Anda dengan perusahaan-perusahaan pertanian terkemuka di Jepang.
Kami menawarkan:
- Pelatihan Komprehensif: Kami menyediakan pelatihan bahasa Jepang dan tes keterampilan yang intensif, sehingga Anda lebih siap dan percaya diri.
- Jaringan Perusahaan Luas: Kami memiliki kemitraan dengan banyak perusahaan Jepang yang mencari pekerja Tokutei Ginou.
- Bimbingan Dokumen dan Visa: Tim profesional kami akan membimbing Anda dalam setiap tahapan pengurusan dokumen hingga visa.
- Dukungan Purna-Penempatan: Bahkan setelah Anda berada di Jepang, kami tetap memberikan dukungan dan konsultasi agar Anda bisa beradaptasi dengan baik.
Banyak alumni kami telah berhasil meniti karir di Jepang dan merasakan langsung manfaat dari bimbingan LPK Hikari Sukses Mulia.
Kesimpulan Gaji Pertanian di Jepang Tokutei Ginou
Bekerja di sektor pertanian Jepang melalui program Tokutei Ginou adalah kesempatan yang menjanjikan, dengan gaji yang kompetitif dan hak yang setara dengan pekerja Jepang. Memahami rincian gaji, potongan, dan biaya hidup adalah langkah awal yang penting.
Jika Anda serius ingin memulai karir di Jepang, pilihlah mitra yang tepat. LPK Hikari Sukses Mulia siap menjadi partner Anda dalam setiap langkah, dari pelatihan hingga penempatan. Segera hubungi kami dan mulai wujudkan masa depan cerah Anda di Negeri Sakura.